SITUBONDO - Seorang warga Dusun Krajan, Desa Kayuputih, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ditemukan tewas gantung diri, Senin (12/10/2015).
Petani bernama Misnawi alias Pak Fahrul itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya menggunakan kain taplak meja.
Pria berusia 39 tahun ini ditemukan gantung diri oleh Rasima (60), ibu kandungnya. Ada dugaan, dia stres karena sudah beberapa bulan pisah ranjang dengan istrinya.
"Sudah lima bulan anak saya pisah ranjang dengan istrinya," kata Rasima kepada polisi.
Sebelum ditemukan gantung diri, sekitar pukul 07.00, Rasima mendatangi rumah Misnawi. Namun setelah membuka pintu samping rumahnya, Rasima terperanjak melihat tubuh anaknya tergantung di usuk rumahnya.
Ibunya yang sudah renta lantas berteriak meminta tolong. Warga yang mendengar teriakan Rasima, berdatangan ke rumah Misnawi.
Selanjutnya, bersama beberapa warga, tubuh Misnawi diturunkan dan dilarikan ke Puskesmas Mangaran. "Saat diperiksa dokter, korban sudah meninggal dunia," ujar Ipda Nanang Priambodo.
Setelah menerima informasi, beberapa anggota polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, pihak Polsek Panji juga mengamankan barang bukti kain taplak meja yang digunakan korban untuk gantung diri.
"Dugaan sementara korban murni bunuh diri, karena kemaluan korban mengeluarkan sperma dan duburnya mengeluarkan kotoran," jelasnya.




0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !