Headlines News :
Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label JAKARTA. Show all posts
Showing posts with label JAKARTA. Show all posts

"MESIN" GOLKAR TELAH SIAP BEKERJA UNTUK JOKOWI DAN AHOK

Written By Unknown on Saturday, August 13, 2016 | 8:46 AM


Harianluwak - Partai Golkar akan mendukung pemerintahan Jokowi-JK, kini tak hanya fokus pada Pilkada DKI Jakarta dengan mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Partai beringin itu juga konsen pencalonan Jokowi sebagai capres pada Pemilu 2019.

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengatakan, langkah tersebut mulai dilakukan dengan konsolidasi dan rekonsiliasi menyeluruh, mulai dari pusat hingga desa.

"Melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi di tingkat pusat maupun daerah dari provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan, dan desa sesuai kehendak rakyat," ujar Novanto di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat 12 Agustus 2016.

Tak hanya itu, Novanto juga menuturkan, betapa pentingnya sosialisasi kepada masyarakat luas terkait dukungan resmi Partai Golkar terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019.

"Kita juga harus segera melakukan konsolidasi untuk terus mengadakan suatu sosialisasi terhadap pencalonan kita, kepada bapak Presiden Joko Widodo di pemilu 2019 mendatang," kata dia.

Semua perencanaan tersebut, menurut mantan Ketua DPR RI ini, akan terlaksana dengan baik melalui uluran tangan musyawarah daerah (Musda) Golkar.

"Ini harus dilakukan dalam program-program yang nyata, serta melaksanakan musda-musda di daerah, harus bertindak secara cepat, dengan efektif sesuai kehendak dan keinginan rakyat, daerah yang ada," papar dia.

Agar mampu memperoleh kemenangan di daerah dan pusat, Novanto pun meminta kerja sama seluruh kader Golkar, untuk saling bahu bahu-membahu meneruskan program-program pemenangan yang sudah direncanakan.

"Kita minta seluruh pengurus DPP Partai Golkar dan juga DPR RI, DPRD tingkat I dan II, serta pengurus untuk memenangkan calon-calon bupati, wali kota, dan juga meneruskan program-program demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia," pungkas Novanto. (Winda Prisilia)



HEBOH!! SANDRA DEWI TAMPAR DEDDY CORBUZIER

Written By Unknown on Tuesday, August 9, 2016 | 10:30 AM


HarianLuwak - Tidak diketahui pasti, namun pertengkaran mereka terkait soal keinginan Sandra yang meminta Deddy untuk membatalkan sebuah kontrak kerja sama.

Namun, keinginan Sandra itu ditentang oleh Deddy Corbuzier lantaran sedang membutuhkan uang.

Merasa tak dituruti, Sandra pun melampiaskannya dengan menampar pembawa acara Hitam Putih ini.

Untungnya peristiwa tersebut bukan yang sebenarnya. Itu hanyalah potongan adegan keduanya di film Triangle The Dark Side.

Sandra bermaksud mempromosikan filmya tersebut yang direncanakan tayang pada 18 Agustus 2016 mendatang.

Sandra juga menjelaskan, di film tersebut dirinya hanya menjadi cameo.

“Soon Triangle 🔫. Hasil dirayu buat jadi cameo sama @mastercorbuzier 😌,” tulis Sandra pada keterangan fotonya.

Potongan akting Sandra ini membuatnya banjir pujian.

Tidak hanya itu, netizen pun mengaku penasaran dengan film tersebut.

“Asiiiikkk…ini baru sy liat sandra main sama dedi…bikin penasaran. sukses yaaa,” ucap akun vikowanggur. “Jadiiii penasaRaN gw nih filmNya,” sambung akun cheethankgankz_upar.



Risma Akan Mengalahkan Ahok di Pilkada DKI

Written By Unknown on Friday, August 5, 2016 | 9:45 AM

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

HarianLuwak -  Tri Rismaharini atau Risma terus didorong agar mau maju di Pilkada DKI Jakarta. Wali Kota Surabaya itu dinilai paling mampu mengalahkan calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Direktur eksekutif Indo Barometer, Muhammad Qodari, mengakui satu-satunya tokoh yang punya kans besar untuk mengalahkan Ahok adalah Risma. Meskipun saat ini berdasarkan hasil survei, Risma masih jauh tertinggal dibanding Ahok.

"Kalau sementara menurut survei suara Ahok masih jauh di atas Risma. Kalau head to head Ahok masih 53 persen, Risma 11 persen," ujar Qodari kepada HarianLuwak.blogspot.com, Jumat (5/8/2016).

Namun, kata Qodari, tingkat pengenalan Risma di Jakarta saat ini belum maksimal. Berbeda dengan Ahok, di mana hampir seluruh warga Jakarta mengenal Ahok.

"Tingkat pengenalan Risma baru sekitar 60 persen. Mungkin berbeda nanti jika kalau Risma kampanye," ujar dia.

Meski popularitas dan elektabilitas Ahok jauh di atas Risma, namun ternyata warga Jakarta menyukai sosok Risma. Ada 84 persen warga Jakarta menyukai Risma sementara Ahok 82 persen.

"Kalau Risma ke Jakarta peluang untuk berkembang besar, tapi seberapa besar proses sosialisasinya nanti. Paling potensial memang Risma," kata Qodari.

Meskipun saat ini banyak pula kepala daerah yang digadang-gadang maju ke Jakarta seperti Bupati Bojonegoro Suyoto.

"Kepala-kepala daerah yang dianggap bagus elektabilitasnya peluangnya lebih kecil, sementara Risma besar," tutup Qodari.


http://www.luwakpoker.com/

PENGACARA JESSICA: BARISTA TELAH MENERIMA UANG SUAP RP 140 JUTA DARI "ARIEF" UNTUK MEMBUNUH MIRNA

Written By Unknown on Thursday, July 28, 2016 | 9:04 PM

http://www.sakuratoto.com/home/register/94642614339

HarianLuwak - Salah seorang barista kafe Olivier yang bersaksi dalam persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Rangga Dwi Saputra, disebut menerima uang Rp 140 juta dari Arief Sumarko, suami Mirna.

Hal itu diungkapkan salah satu kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan, pada sidang lanjutan untuk mengadili terdakwa dalam kasus itu, yaitu Jessica Kumala Wongso.

"Rangga itu mengaku sama dokter waktu diperiksa, dia juga mengiyakan kalau dia menerima transfer dari Arief untuk membunuh Mirna. Rangga mengiyakan dan itu ada dalam BAP (berita acara pemeriksaan) polisi. Kami bukan mengada-ngada," kata Otto pada Rabu (27/7/2016) malam.

Menurut Otto, dari data yang dia miliki, seseorang mengaku polisi sempat mendatangi kafe dan mencari orang yang namanya Rangga. Orang itu mengatakan bahwa Rangga adalah suruhan Arief untuk meracuni Mirna.

Sebagai imbalannya, Rangga ditransfer bayaran sebesar Rp 140 juta.

Saat mendengar keterangan seperti itu, anggota majelis hakim, Binsar Gultom, menanyakan langsung kepada Rangga yang hadir pada persidangan itu.

Rangga mengungkapkan, dia telah membantah pernyataan Otto dan sebelumnya sudah pernah melaporkan hal itu ke Jatanras Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik.

"Saya membantah, Yang Mulia. Kalau saya terima, saya sudah berhenti kerja," tutur Rangga.

Meski sudah dibantah, Otto bersikeras bahwa keterangan Rangga yang dia ucapkan tadi bukan keterangan palsu. Otto kembali menegaskan bahwa keterangan Rangga yang membenarkan menerima uang ratusan juta rupiah dari Arief untuk membunuh Mirna adalah valid.

Secara terpisah, Arief yang masih mengikuti jalannya persidangan juga membantah. Menurut Arief, dia belum pernah bertemu dengan Rangga sebelum di persidangan kasus pembunuhan istrinya.

"Enggak pernah (ketemu Rangga), enggak benar itu," ujar Arief.

Sidang untuk mengadili Jessica masih akan dilanjutkan pada Kamis (28/7/2016) besok dengan agenda pemeriksaan saksi dari kafe Olivier yang belum memberi keterangan pada sidang hari ini.

Sidang yang berlangsung sejak tadi pagi menghadirkan belasan saksi, termasuk Darmawan Salihin dan Hanie, selaku ayah dan teman Mirna.

Terungkap, Ini Isi Sms Pemerasan Roy Suryo Kepada Artis Cantik Luna Maya!!

Written By Unknown on Thursday, July 21, 2016 | 5:35 AM

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

HarianLuwak - Klaim Roy Suryo yang menyatakan video porno mirip 'Ariel-Luna Maya' merupakan video asli disinyalir terkait dengan dugaan percobaan pemerasan Roy terhadap Luna Maya.

Kuasa hukum Ariel dan Luna, Boy Afrian Bonjol, di Mabes Polri, Jumat (18/6) memperlihatkan pesan singkat (SMS) dari nomor 08112828** yang dikenali wartawan sebagai nomor ponsel Roy Suryo. Inilah petikan SMS Roy ke ponsel Luna tersebut

Saya bacakan SMS Roy Suryo kepada Luna Maya," ujar kuasa hukum Ariel dan Luna, Boy Afrian Bonjol, yang ditemui di Mabes Polri, Jumat (18/6/2010).

"Selamat pagi mbak, maaf kalau sudah istirahat tapi semoga belum dan malah bisa fresh mereplynya. Saya di sini jadi kepikiran keras, bagaimana membantu memberikan solusi atas masalah yang sedang berkembang di Indonesia. Kalau mbak setuju sebagai berikut; Satu, seminggu ke depan biarkan media dan orang-orang yang sok tahu atau mengaku-ngaku ahli IT berkomentar, mbak keep silent.

Dua, sepulang saya dari Amsterdam minggu depan tanggal 13 Juni kita buat press confrence, dan syukur-syukur malah bertiga, mbak, mas Ariel dan saya. Tempat dan waktu diatur saja. Terserah mbak.
Ketiga yang paling penting adalah kita declare bahwa video tersebut memang palsu alias bukan mbak dan mas Ariel pelakunya. Caranya mbak dan mas Ariel buat testimoni, saya yang menjelaskan detail teknisnya.

Selanjutnya kita bersama-sama melapor ke bagian cyber crime krimsus polda metro untuk mencari siapa yang mengedarkan pertama kali. Dan saya membantu rekan-rekan di kepolisian untuk mentrace sampai sejauh mungkin. Meski mungkin sulit menemukan pelakunya. Setuju? Bila oke seminggu ini kita konsolidasi langkah-langkah dan saya di Amsterdam ini mohon di update terus. Insya Allah bisa bermanfaat."


SMS panjang itu dikirimkan dari nomor 08112828** pada tanggal 6 Juni 2010 ke ponsel Luna Maya. Nomor tersebut memang diketahui sebagai nomor ponsel pribadi Roy.

SMS yang dikirim pada 6 Juni 2010 tersebut mengesankan Roy berusaha membujuk Ariel dan Luna untuk berkonspirasi.

"Kita enggak balas. Saya sendiri juga enggak tahu apa motivasinya," kata Boy.

Boy pun enggan menanggapi apakah hal itu merupakan bentuk pemerasan yang coba dilakukan Roy.

"Silakan tafsirkan sendiri. Yang pasti dia SMS menggunakan nomor 08112828**. Saya rasa rekan-rekan juga tahu itu nomor dia," tukasnya.

"Itu kenapa kita enggak mau menanggapi karena kita tidak mau ada konfrontasi. Karena kalau kita lihat perkembangan sudah tidak bagus dan elok. Apa urgensinya Roy Suryo ngomong seperti itu di media," ucap Boy.

Boy menyesali Roy yang terlalu menggembar-gemborkan hasil analisanya atas video 'Ariel-Luna'.

"Kalau memang Roy Suryo dipakai Mabes Polri, cukup dia beri keterangan di BAP. Enggak usah dibuka-buka di media. Ini masalah kesusilaan. Buat apa dia ngomong di media? persidangannya saja tertutup. Saya mempertanyakan objektifitas dan profesionalitasnya," tegas dia.


Serunya Berburu Pokemon di Monas!

Written By Fina Kosasih on Saturday, July 16, 2016 | 8:10 PM


HarianLuwak, Jakarta - Sore mendekati tengah malam, suasana Monas, Jakarta bertambah ramai. Para pemburu Pokemon berdatangan. Beberapa hari ini, mereka yg datang ke Monas tidak sekedar liburan, bersantai, atau menikmati senja. Namun untuk mencari monster.

Demam Pokemon yg melanda sekian banyak negeri termasuk ke Indonesia. Biarpun masih belum dirilis secara resmi, tapi para pemburu Pokemon telah mengunduhnya. Sekarang taman seperti di Monas menjadi ramai dgn kegiatan gamers.

Seperti sekarang Jumat (15/7) sore mendekati tengah malam.Begitu banyak mahasiswa berkumpul di sisi Monas. Sambil menatap monitor Handphone mereka mencari-cari monster.

"Iya, bermain Pokemon," kata Ricky (19), Mahasiswa Binus pemain Pokemon di Monas.

Ricky baru pertama kali berburu Pokemon di Monas. Dirinya mendengar dari mulut ke mulut jikalau di Monas mempunyai banyak monster.

"Sudah level 21. lumayan sih, disni ada 9-an," sambung ia.

Tidak cuma Ricky, seorang karyawan kantoran pun datang sengaja ke Monas berburu Pokemon. Cahyo (28), datang dengan kawan-kawan sekantor mencari Pokemon.

"Kita ke Monas sesudah pulang kerja saja," papar Cahyo.

Cahyo bercerita, gerakan main Pokemon dilakukan sbg rehat. Game ini pastinya lain daripada yg lain, memberikan tantangan & hiburan.

"Kadang sampai malem. Patokannya power bank habis baru pulang," urai beliau.

Entah sampai kapan demam Pokemon bakal terjadi. Tentunya fenomena ini pun terjadi di banyak kota.




 
http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

Ahok: Rizal Ramli Masih Belum Buat Surat ke Jokowi Soal Setop Reklamasi

Written By Unknown on Wednesday, July 13, 2016 | 6:34 AM

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

HarianLuwak - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebut Menteri Koordinator Maritim Rizal Ramli hanya bicara di media terkait penghentian pulau reklamasi. Karena hingga kini, Menteri Rizal belum mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo.

"Belum ada suratnya, belum ada. Menko belum bikin surat, cuma ngomong di media. Masa ngomong di media doang. Dia kirim ke presiden, mesti ratas (rapat terbatas). Kan mutusin saat rapat terbatas saya kira," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Hingga kini, Ahok mengaku heran dengan keputusan Kemenko Maritim menghentikan reklamasi Pulau G yang merupakan proyek Muara Wisesa anak perusahaan Agung Podomoro Land (APL). Apalagi alasannya karena menggangu nelayan dan pipa bawah laut.

Menurut dia, pembangunan Pulau G sudah sesuai aturan. Pulau G dianggapnya sebagai pulau reklamasi yang pengerjaannya paling rapi ketimbang pulau-pulau reklamasi lain.

"Justru yang paling rapi pengerjaan itu pulau G. Yang paling ikut aturan sama yang motong pulau semua pulau G," kata Ahok.


http://www.luwakpoker.com/


HEBOH..!! LIMBAD TELAH DILAPORKAN KE POLISI, AKIBAT SABETAN PARANG YANG BERUJUNG PETAKA (NO SENSOR)

Written By Unknown on Sunday, May 29, 2016 | 6:29 PM

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

Pertunjukkan ekstrim Master Limbad menuai masalah.

Limbad dilaporkan ke polisi gara-gara aksi sabetan parang yang dilakukannya mengakibatkan luka memar.

Limbad dilaporkan pelawak Sulut Ramly Hiola atau yang akrab dipanggil Amoy ke Polres Bolmong.

Amoy menuturkan kejadian bermula saat ia menjadi MC di acara HUT Kota Kotamobagu provinsi Sulut pada tanggal 27 Mei 2016 lalu.

Saat itu Limbad diundang untuk mempertontonkan aksi pertunjukkan ekstrim di hadapan pejabat Kota Kotamobagu dan seluruh warga Kotamobagu.

Dalam laporannya ke polisi Amoy menyebut dirinya saat itu diminta Limbad untuk ikut bersamanya dalam pertunjukan ekstrim tersebut.

Amoy akan dijadikan sasaran ‘kebal’ parang yang akan dipertontonkan Limbad.

Amoy mengaku dirinya menolak, tetapi tetap dipaksa.
Dirinya kemudian ditarik ke atas panggung dan pakaiannya dibuka.
Saat itulah Limbad segera melancarkan aksinya dengan mengiris, menghantamkan parang tajam ke seluruh bagian tubuh Amoy mulai dari kepala, leher, wajah, badan, hingga bagian perut Amoy.
Tak disangka, aksi ‘kebal’ parang tersebut menyisakan luka memar di bagian perut korban akibat tetakkan parang Limbad.

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

Pelawak Sulut Amoy tunjukkan luka memar akibat sabetan parang Limbad bersama pengacaranya. Amoy laporkan Limbad ke Polres Bolmong

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339
Tak terima, korban Amoy langsung melaporkan Limbad ke polisi.

Sejumlah foto yang memperlihatkan luka memar di perut Amoy dengan cepat menyebar di media sosial Facebook dan menuai berbagai komentar netizen.


AGENT ONLINE TERPERCAYA & TERBAIK
 
http://ligaasia.com/

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339


Walau Didesak sekalipun KPK Nyatakan Tidak Bisa Tetapkan Ahok Menjadi Tersangka!!!

Written By Unknown on Tuesday, May 24, 2016 | 7:02 PM

http://sakuratoto.com/home/register/94642614339

HarianLuwak - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bisa menuruti desakan sejumlah pihak yang menginginkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki  Tjahaja Purnama alias Ahok, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Sumber Waras. Sejauh ini, tidak ditemukan alat bukti bahwa Ahok berpotensi sebagai tersangka.

"Tidak ada keputusan menetapkan tersangka berdasarkan desakan-desakan siapa pun," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, di Bogor, Jawa Barat, Senin (23/5/2016).

KPK, kata Yuyuk, masih melengkapi penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Hingga saat ini sudah sekitar 50 saksi dan 20 ahli diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan.

Yuyuk mengatakan, dirinya tidak bisa menjelaskan kesimpulan akhir masing-masing saksi dan ahli. Keterangan yang didapatkan dari saksi dan ahli sekaligus hasil audit BPK digunakan penyidik KPK untuk memutuskan perkara.

"Kalau targetnya selesai kapan, kami juga ingin secepatnya," kata dia.

Sementara itu, desakan untuk menjadikan Ahok sebagai tersangka korupsi sudah beberapa kali dilayangkan ke KPK. Terakhir, desakan itu disuarakan massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta Utara, Jumat 20 Mei.

Tidak hanya kasus Sumber Waras, massa juga meminta Ahok ditangkap karena menilai beberapa kebijakannya seperti penggusuran Kampung Pulo, Pasar Ikan, Kalijodo, dan Kampung Akuarium melanggar Undang-undang.

AGENT ONLINE TERPERCAYA: 

Ki Gendeng: Sungai Kediri jadi merah, tanda alam akan terjadi pertumpahan darah di Indonesia

Written By Unknown on Sunday, May 1, 2016 | 9:46 AM


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com



Munculnya sungai di kabupaten Kediri berwarna merah menjadi pertanda akan ada pertumpahan darah di Indonesia.

“Kediri itu dulunya ada kerajaan besar di Jawa Timur dan munculnya air sungai menjadi merah itu sebagai tanda-tanda alam akan terjadi kerusuhan dan pergantian kekuasaan  di Indonesia,” ungkap paranormal Ki Gendeng Pamungkas kepada suaranasional, Kamis (28/4).

Kata Ki Gendeng, tanda alam itu juga mengisyaratkan akan terjadi pergantian kekuasaan yang melibatkan kekuatan rakyat. “Saya melihat seperti itu. Sejarah akan terulang kembali dan itu sudah ada tanda dari Kediri,” ungkap Ki Gendeng.

Ki Gendeng mengatakan, tanda-tanda alam sudah menunjukkan, Indonesia sudah menuju kekacauan. “Ini karena pemerintahan yang salah dalam menjalankan amanah rakyat. Semua aturan ditabrak, China diberi kekuasaan dan proyek, pribumi tertindas,” jelas Ki Gendeng.

Warga kecamatan Pesantren, Kediri dikejutkan dengan berubahnya air sungai menjadi merah. Warga setempat serta yang melintas di jalur menuju kawasan wisata Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut) pun panik.

Pemerintah Kota Kediri akan menelusuri penyebab warna air sungai di Kecamatan Pesantren berubah menjadi merah. “Kami masih akan cek ke lokasi guna mengetahui penyebab pastinya,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Kediri Apip Permana di Kediri, Rabu (27/4).

Warga tidak mengetahui secara persis penyebab air sungai menjadi merah darah. Binti, salah satu warga sempat kaget sebab perubahan warna sungai itu baru kali ini terjadi.


NONTON GRATIS :


http://ligaasia.com/

YUSRIL BERANI TANTANG AHOK KELUARKAN "SK" PENGGUSURAN LUAR BATANG??

Written By Unknown on Saturday, April 30, 2016 | 8:50 PM

http://luwakpoker.com/

http://luwakpoker.com/

HarianLuwak -  Yusril Ihza Mahendra menilai putusan PTUN Jakarta yang mengabulkan gugatan warga Bidara Cina menjadi pukulan telak bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Warga menggugat SK Gubernur DKI No 2779 yang diteken Ahok tahun 2015 tentang perluasan lahan rakyat yang digusur untuk pelebaran sungai.

"Sesumbar Gubernur DKI Ahok yang selalu menantang rakyat agar melawannya di pengadilan, ternyata tidak ada apa-apanya," kata Yusril dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (29/4/2016).

Ahok, kata dia, ternyata tidak berkutik setelah PTUN Jakarta mengabulkan gugatan warga melawan mantan bupati Belitung Timur yang sesumbar menantang akan menang di pengadilan.

PTUN menyatakan SK Gubernur DKI Nomor 2779 itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan asas-asas umum pemerintahan yang baik. Hakim memerintahkan Gubernur DKI Ahok untuk mencabut SK tersebut.

"Seluruh alasan dan argumentasi gubernur DKI di persidangan ditolak majelis hakim," ucap Yusril.

Atas putusan itu, Yusril menyatakan, eksekusi penggusuran Bidara Cina harus ditunda pelaksanaannya. Penundaan dilakukan hingga ada putusan hakim yang berkekuatan tetap.

"Bersamaan dengan itu, gugatan class action warga Bidara Cina atas SKI 81 yang diteken Gubernur Jokowi dan SK 2779 yang diteken Ahok diputuskan hakim PN Jakarta Pusat untuk ditunda pelaksanaannya sampai ada putusan hakim yang berkekuatan tetap," kata dia.

Menurut Yusril, penggusuran di Bidara Cina itu dilakukan tanpa perundingan, tanpa kesepakatan dan tanpa ganti rugi. Ahok dinilai tidak bisa berbuat apa-apa atas putusan tersebut.

Yusril menilai, Ahok ternyata tidak sesakti yang dia duga. Karena itu dirinya meminta Ahok agar berkaca atas kekalahannya di PTUN tersebut.

"Keok di pengadilan, sekarang masih nantang lagi agar kami menggugatnya di pengadilan sehubungan dengan rencananya untuk menyerobot tanah rakyat di Luar Batang," ujar dia.

"Coba kalau berani Ahok keluarkan SK penggusuran di Luar Batang. Saya yakin Ahok bakal keok untuk kesekian kalinya melawan rakyat di pengadilan," kata Yusril.

NONTON GRATIS :

http://ligaasia.com/

Gaya Salaman Yusril, Dhani dan Ahok Dibandingkan, Netizen: Anak TK Saja Tahu Mana yang Tulus


Tiga foto jadi viral, foto Yusril Ihza Mahendra, Ahmad Dhani dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibandingkan. Ada yang bikin netizen geram, Sabtu (30/4/2016).

Kehadiran media sosial membuat netizen makin jeli, bahkan bahasa tubuh seorang calon pemimpin menjadi topik bahasan panjang dan berantai.

Tiga buah foto gaya salaman Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta menjadi perhatian netizen setelah diposting oleh fanpage salah satu kandidat di bursa pilkada.

Tiga foto tersebut menunjukkan gaya salaman tiga kandidat di hadapan warga.

Dari tiga sosok satu di antaranya telah menyatakan pengunduran diri dari balon gubernur, namun tetap saja masih menjadi sasaran bully.

Dari tiga foto tersebut dua foto menjadi sasaran bully, lantaran netizen menilai dua foto menunjukkan orang tersebut tak menghargai warga yang ia salami.

Tatapan mata tak menuju orang yang ia salami sementara foto satunya sosok yang berjabat tangan dengan warga ia sambi dengan aktivitas terima telepon.

Meski demikian ada juga yang sebaliknya.

Ada netizen yang mengatakan foto yang dibandingkan tak adil.

Menurutnya pengambil foto mengambil di saat momen tak tepat karena mungkin saja dua foto yang jadi sasaran bully juga ada momen jabat tangan dan menatap wajah warganya.

Berikut beberapa komentar para netizen.

Eunike Ike: Salaman yg tulus itu mata dgn mata harus kontak langsung kalau ***** sama **** mah kelihatan tdk tulus satu asik telpon”an dgn ***** yg satu salaman sambil lalu ckckckck

liat cara salamannya pak **** langsung melihat dgn mata penderitaan rakyatnya …maju terus pa ****.

Gutur Siregar: Salaman aja usaha yg paling rendah dlm menghargai dan menghormati sesama aja tdk tulus ape lg mau mimpin!!!

2 yg pertama pemimpin dagelan dan dagelan pemimpin bahkan lbh cocok jadi pemimpi!

Yg no 3 is the real leader! Lets choose him, okay bhro and sisters.

Robert Simatupang:  Anak tk juga tau mana yg tulus dan mana yg tidak .masa kalian para hatters **** yg sudah dewasa n berpendidikan n bisa di bilang beragama lah tdk bisa membedakan mana yang org tulus dan mana yg bukan org tulus .

Makanya para hatters **** ,dlu tuh sekolah jgn kebanykan bolos sekolah n bhongin ortu kalian jd gni kalian salah jalur dlm pemikiran nya .

Cahaya Panatapan: prof Dr salaman sama rakyat aja buang muka sepertinya dia jijik salaman sama rakyat, klo **** salaman sambil telphon sombong sama rakyat,

coba kita lihat Pak **** salaman dgn sopan senyum tulus dan tidak modus sayang pada rakyatnya, salam Pak **** jaya terus slalu cinta rakyat.

Christine Christone: kalau ini mah cari dukungan lihat gaya ***** + *****sombong banget tidak ada kasih yg tulus ya harap dimaklumi kurang pendidikan dan aturan dalam beretika

Kelihatan koq orang yg pencitraan dan benar ” merakyat seperti **** seandainya saya di tempat itu ngak akan mau salaman sama 2 org itu mending tidur buang ” waktu eman wajahku di lihat 2 org *****.

Dini Londa
: Yaaahh kliatan lah mana yg mbelgedes sama yg menghargai sesama.. Minta di dukung tpi kelakuan minta di pentung.. Ayoo jdi rakyat yg cerdas lah.. krn ini yg akan ngerasain ya rakyat2 juga kan..?!

Rabi’ah Al-Adawiyah
: politik itu jarang yg bersih ya….berbagai cara utuk menaikan n mnjatuhkan coba dulu yg ngambil fotonya niat ikhlas psti diambil pd situasi yg pas….jk pro pd seseorg mka org itu di tmpilkan yg baiknya n sebaliknya….tulus itu trgtg dri hati masing2….manusia ga bisa mnilai itu…krn bisa jd yg tulus mnurut kita justru sebaliknya nantinya n sebakiknya…cobalah berpolitik yg bersih……

Suriyadi Sulistio: Gaya salaman yg palsu,adalah…***** begitu angkuhnya,memang dia itu sombong, dia cara bersalaman sperti itu,,bgm mau mimpin Jakarta?*******……gaya salamannya hanya lips service,bgm mau mimpin jakarta?itulah dua salaman yg palsu,sdh bisa dibaca,karakteristik pribadi mereka!maju terus ****,bicara keras,pembuktian kerja jelas,jgn anda se-kali2 membuat kesalahan sekecil apapun!

Dq Dewanto: Sikap dan gaya seseorang pada saat menghadapi dan salaman dg seseorang pasti terlihat..sebaik apapun dia Bersandiwara pasti Terlihat dr gerak badannya..ga singkro alias ga Nyambung hati, pikiran dan sikap.

Andri Budiman: Yg satu salaman sambil liat kamera. Serasa artis gak sih. Yg satu sambil telponan sm sang istri “eh mile, gue direbutin salaman neh”. Ampun, gt kok mau jd pejabat. Gaya salaman aja udh bikin org gak respect. (*)

Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Rumah wanita emas di Kemang Utara direndam banjir

Written By Unknown on Friday, April 22, 2016 | 4:01 PM


Hujan deras yang mengguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya tak hanya menimbulkan genangan air, tapi juga menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Kondisi itu membuat arus lalu lintas terhambat, bahkan terputus.

Banjir yang dialami warga ibu kota tersebut juga dirasakan oleh Hasnaeni 'wanita emas' Moen. Rumahnya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan juga ikut terendam.

Dari foto yang diterima , banjir tak hanya merendam halaman rumahnya, tapi juga masuk ke ruang tamu.

Berikut foto-fotonya:


Rumah wanita emas kebanjiran 2016 istimewa


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

SEL MEWAH KORUPTOR, KALAPAS: ITU TIDAK MENYALAHI ATURAN


Tim gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan razia di dalam Lapas Kelas IIA Bojonegoro. Tadinya, tim ini akan merazia narkoba di lapas tersebut. Namun, bukan narkoba yang didapat, petugas justru menemukan dua kamar sel milik napi kasus korupsi yang menyerupai kamar hotel.

Kamar mewah itu ditemukan saat razia di Blok D lapas, yang penghuninya banyak ditempati oleh para napi dengan kasus tindak pidana korupsi. Di blok ini, petugas menemukan kamar milik mantan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mochtar Setiyohadi, dan mantan bupati Bojonegoro HM. Santoso, berbeda dengan kamar napi lain.

Di dua kamar ini memang tidak ditemukan barang elektronik. Namun, dua kamar napi ini layaknya kamar hotel. Dinding sel dua mantan pejabat itu dilapisi keramik. Juga terdapat sejumlah rak kayu mahal yang menempel di dinding sel. Ada bantal empuk dan sofa pula. Nyamannya kamar sel koruptor ini. Menurut Basyir Ramlan, selaku Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro, dua kamar milik napi dalam kasus tipikor tersebut tidak menyalahi aturan.

“Pemasangan keramik dinding, dilakukan secara pribadi oleh penghuni lapas,” ujar Basyir.

Tidak ada penjelasan khusus terkait dua kamar mewah tersebut. Selain melakukan razia di dalam kamar, petugas dari dokter polisi juga melakukan tes urin kepada para penghuni lapas. Jika mereka terbukti mengkonsumsi obat – obatan terlarang, maka petugas akan melakukan tindakan tegas. Pasalnya, sebanyak 13 napi yang terbukti positif, langsung dipindahkan ke Lapas Madiun.

Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Haji Lulung Bingung Adik Wakil Ketua DPRD DKI Jadi tersangka

Written By Unknown on Monday, April 4, 2016 | 7:48 AM


JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka terhadap Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi.

Penetapan itu atas dugaan suap rancangan peraturan daerah (Raperda) reklamasi.

Padahal, raperda soal reklamasi bukanlah urusan dari komisi D yang dipimpin sanusi, melainkan urusan dari Badan Legislasi Daerah (Balegda).

Badan itu diketuai Mohamad Taufik, yang merupakan kakak dari Sanusi.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana, mengaku bingung koleganya itu bisa terlibat kasus suap terkait raperda reklamasi.

"Itu lah yang kami tidak tahu, apa yang terjadi dengan Pak Sanusi. Nanti kita lihat saja proses hukumnya, perkembangannya," kata dia di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Jakarta Pusat, Minggu (3/4/2016).

Sanusi ditangkap pada Kamis lalu, (31/3). Ia diduga menerima suap dari karyawan PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro, sebesar sekitar Rp. 1,4 miliar.

Uang untuk Sanusi itu, diduga berasal dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro, Ariesman Widjaja.

KPPK menduga uang suap itu diduga terkait dengan pembahasan Raperda terkait reklamasi.

Yakni raperda Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir Pantai Utara dan revisi Perda nomor 8 tahun 1995 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang Pantura Jakarta.

Kaitan antara Sanusi dengan PT Agung Podomoro, menurut politisi PPP yang akrab dipanggil Lulung itu adalah Sanusi sudah lama dekat dengan Trihatma Kusuma Haliman, salah satu pemilik grup Podomoro.

"Sanusi dekat dengam Trihatma sejak muda, saya tahu sekali," terangnya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Gerindra : Penangkapan Sanusi Adalah Petaka Buat Ahok

Written By Unknown on Sunday, April 3, 2016 | 10:12 AM


BACA JUGA :
Penangkapan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Muhamad Sanusi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menjadi petaka bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mantan Bupati Belitung Timur itu bisa saja ditetapkan sebagai tersangka, karena Ahok dan Sanusi sama-sama mendukung Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

“Penangkapan Sanusi bukan kado atau hadiah besar buat Ahok, melainkan petaka. Karena Ahok bisa saja ditetapkan sebagai tersangka. Kan Ahok juga dukung reklamasi," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono saat mendatangi Gedung KPK, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Arief mengungkapkan, bagaimana gigihnya perjuangan Ahok mendapatkan izin reklamasi dari pemerintah pusat. "Kemarin, kan Ahok mendatangi Bu Susi (Menteri Susi Pudjiastuti) untuk perizinan reklamasi tersebut, dan Bu Susi menolak, tapi Ahok terus memperjuangkannya. Pemerintah pusat sebenarnya menolak, kita lihat saja nanti. Sanusi bisa saja ini tertangkap karena ingin mencari dana," kata Arief.

Menurut Poyuono kasus yang menjerat Sanusi terkait dengan reklamasi pantai Jakarta. "Sudah saya konfirmasi ke DKI, ini masalah izin reklamasi pantai Jakarta. Artinya, ini bisa saja menyangkut eksekutif di Pemda DKI Jakarta," ungkap Poyuono.

Menurutnya, Sanusi memang mendukung reklamasi tersebut. "(Sanusi) mendukung, artinya ya nanti kita lihat aja, kita mendukung KPK untuk mengungkap setuntas-tuntasnya, semua harus ditangkap, jangan Sanusi saja," ungkap Poyuono.

Harus Dihukum

Dihubungi terpisah Pengamat Sosial Politik The Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, siapapun yang bersalah harus dihukum. Termasuk kepada Ahok yang bisa diperiksa bila memang terkait dalam kasus dugaan suap yang menjerat Sanusi. 

“Dengan demikian, siapapun yang terbukti melanggar hukum ya harus dihukum. Tak peduli siapapun termasuk Ahok jika ada faktanya. Jangankan Ahok, presiden atau mantan presiden sekalipun harus diadili jika terbukti bersalah,” ujar Karyono. 

Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengaku berterima kasih yang sebesar-besar kepada KPK yang telah berhasil menangkap tangan anggota DPRD jakarta, Sanusi. Uchok menilai, penangkapan anggota DPRD DKI oleh KPK kali ini merupakan hadiah terbesar yang diberikan kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ternyata KPK bukan hanya memberikan dukungan kepada pemerintah yang baik dan bersih. Tetapi juga selalu memberikan dukungan kepada Gubernur Ahok yang "bermulut besar" yang setiap hari kerja hanya menyalahkan orang tanpa prestasi kerja," ujar Uchok.

Rp1,14 Miliar

Seperti diketahui, KPK secara resmi menetapkan Muhamad Sanusi sebagai tersangka terkait dugaan suap Raperda Reklamasi atau Zonasi Wilayah Laut dan Pulau Kecil dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta. Total uang suap yang sudah diterima calon gubernur DKI Jakarta berikan mencapai Rp 1,14 miliar. Pemberian pertama pada Senin (28/3/2016) dan yang kedua pada Kamis (31/3/2016) malam.

Selain Sanusi, ditetapkan juga 2 tersangka lainnya yakni petinggi dan karyawan PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro. Bahkan Ariesman Widjaja menyerahkan diri ke KPK usai ditetapkan sebagai tersangka.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, Sanusi dijerat dengan pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP. Ancaman maksimal hukuman dalam pasal tersebut adalah 20 tahun penjara. 

"Dalam kasus ini terlihat bagaimana pengusaha mencoba pengaruhi pemerintah daerah dan pembuat UU tanpa menghiraukan kepentingan yang lebih besar terutama yang berkaitan dengan lingkungan," kata Agus dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016) malam.

DPRD diketahui mengesahkan rancangan peraturan daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang mengatur tata ruang laut Provinsi DKI Jakarta yang dibagi menjadi 4 (empat) kawasan yaitu kawasan pemanfaatan umum, kawasan konservasi, kawasan strategis nasional tertentu dan alur laut. Di saat yang sama, DPRD juga membahas Raperda Kawasan Strategi Pantura (reklamasi) yang belum selesai.

Kawasan pesisir Jakarta Utara didalam RZWP3K merupakan kawasan pemanfaatan umum, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 122 Tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil menyebutkan bahwa reklamasi tidak dapat dilakukan pada kawasan konservasi dan alur laut. Penyidik KPK juga sudah menyegel ruangan Sanusi di DPRD DKI Jakarta.
Kuasa Hukum

Terpisah, Ketua DPD Gerindra DKI, Muhammad Taufik mengatakan kasus Sanusi diserahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. "Partai menyerahkan semuanya kepada KPK. Gerindra juga tidak akan memberikan bantuan hukum kepada siapapun kader kami yang terjerat kasus korupsi," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016).

Kendati begitu, Taufik mengatakan akan menyiapkan tim kuasa hukum untuk mendampingi Ketua Komisi D DPRD DKI tersebut dalam menjalani proses legal hukum. Hal ini dilakukan, lantaran Sanusi merupakan adik kandung Taufik.

"Tolong bedakan status saya sebagai pengurus partai dan keluarga. Gerindra tak akan kasih bantuan hukum. Tapi, saya sebagai keluarga berkewajiban untuk mendukung Sanusi hingga ke pengadilan," jelasnya.

Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Geram, Ahok bongkar Niat Jahat Lulung di APBD senilai Rp 12,1 Triliun

Written By Unknown on Sunday, March 13, 2016 | 4:57 PM


Jakarta - Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok geram dengan langkah Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana atau Lulung yang akan ke KPK dan menanyakan soal kasus RS Sumber Waras. Ahok kemudian menyinggung soal kasus UPS, yang dia gagalkan pembeliannya di APBD DKI.

"Saudara Lulung mengatakan APBD draf mereka yang diparaf itu yang asli. Di situ jelas ada niat jahat membeli UPS semua sebanyak Rp 12,1 triliun. Itu sudah ada niat jahat. Yang saya gagalkan dan mengatakan saya palsu. Jadi, tolong saudara Lulung, belajar hukum Anda mesti belajar baik-baik itu lah," jelas Ahok di Kodam Jaya, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Ahok juga menegaskan, kasus Kalijodo bukan pengalihan isu dari RS Sumber Waras.

"Sumber waras masuk BPK kok dibilang pengalihan. Justru saya nantang kok, BPK ini ke hukum. Supaya semua pertanyaan-pertanyaan semua bisa kelihatan," tegas dia.

"Makanya saudara Lulung itu Anda hati-hati loh. Kalau KPK masih bisa ingat profesional," tutupnya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Ahok Perintahkan Seluruh Gorong-gorong di Jakarta Dibersihkan Hingga Tuntas

Written By Unknown on Friday, March 4, 2016 | 9:22 AM


Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serius menuntaskan masalah temuan sampah bungkus kabel di drainase ibu kota. Instruksi Ahok jelas agar jajarannya bisa menyelesaikan persoalan ini.

"Ya jelas, istruksi Pak Ahok beliau minta semua dituntaskan. Harus diselesaikan agar ini bisa tahu penyebabnya apa. Makanya kita juga menyertakan kepolisian," kata Kepala Dinas Tata Air Teguh Hendarwan saat dihubungi lewat telepon, Kamis (3/3/2016).

Teguh menerangkan, Pemprov DKI tak akan berhenti melakukan pengecekan dan pembersihan di Jalan Medan Merdeka Selatan serta Medan Merdeka Utara. Pengecekan akan dilakukan secara menyeluruh terhadap drainase di wilayah ibu kota DKI.

"Se-DKI Jakarta, semuanya kita cek. Enggak hanya Medan Merdeka Utara saja. Tapi semuanya apakah itu ada sedimen, kabel, kita akan cek di 1.100 saluran," sebutnya.

Dia mengakui masalah drainase di Jakarta cukup pelik. Penemuan sampah bungkus plastik ini juga menjadi catatan pembelajaran ke depan.

"Kami akan pelajari, evaluasi apa penyebabnya. Ini semua menjadi catatan. Makanya harus diusut tuntas," tuturnya.




Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Misteri Sampah Kabel yang Memicu Genangan di Ring 1

Written By Unknown on Thursday, March 3, 2016 | 4:39 PM


Jakarta - Pada Selasa, 9 Februari 2016 sejumlah ruas jalan di ring 1 Ibu Kota tergenang. Di Jalan Medan Merdeka Utara tempat Istana Negara berlokasi, genangan mencapai 25 sentimeter dan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas. Di Jalan MH Thamrin tepatnya di depan gedung Sarinah juga terjadi genangan air setinggi 20 sentimeter.

Genangan di seputar pusat pemerintahan ini sempat membuat Gubernur Ahok heran. Pasalnya setelah kawasan Istana sempat tergenang pada 2015 lalu, Pemprov DKI langsung memperbaiki sistem drainase di seputaran Istana. Endapan lumpur yang menghambat laju air sudah diangkut agar ring 1 di seputar Istana Negara tak terendam.


Hingga akhirnya pada 23 Februari 2016 muncul genangan di Jl Medan Merdeka Selatan tepatnya di depan Kedubes AS hingga Balai Kota Jakarta. Esok harinya Sudin Tata Air mencari sumber genangan dengan menginspeksi selokan di jalan itu. Mereka berhasil menemukan bungkus kabel dalam jumlah banyak.

Pada 26 Februari, Gubernur Ahok mengungkapkan temuan tersebut setelah wartawan bertanya mengapa Jl Medan Merdeka Selatan masih tergenang.

"Ini memang kalau (Medan Merdeka) Selatan tenggelam itu rata-rata karena kabel, saya kasih kalian lihat soal kabel. Ini gila-gilaan ini, ada tumpukan kabel di Merdeka Selatan," kata Ahok sambil memperlihatkan foto tumpukan bungkus kabel tersebut di ponselnya.

Hari-hari selanjutnya Dinas Tata Air bersama pekerja harian lepas (PHL) yang disebut "Pasukan Biru" terus bekerja  mengangkut timbunan sampah bungkus kabel yang menjuntai-juntai bak ular besar itu.

Dalam sepekan yakni sejak Rabu 24 hingga 29 Februari 2016, sampah bungkus kabel yang berhasil diangkut dari empat titik got di Jl Medan Merdeka Selatan mencapai 9 truk. Bukan pekerjaan mudah untuk mengangkat sampah kabel itu dari got.

Petugas harus masuk ke dalam got berlumpur dan gelap. Mereka harus menggunakan senter dan meraba-raba permukaan air untuk mencari sampah bungkus kabel. Bila ditemukan ada gundukan petugas langsung mengangkutnya.

"Ini yang bikin macet (tersumbat) nih," ujar salah satu petugas sambil menunjukkan bungkus kabel hitam yang cukup panjang kepada detikcom, Selasa, 1 Maret 2016 lalu.

Hari berganti, bungkus kabel semakin banyak ditemukan. Per tanggal 3 Maret jumlahnya sudah 17 truk. Timbunan sampah bungkus kabel di ring 1 pun membuat Ahok meminta militer turut membantu. Hari ini 12-an anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmabar TNI Angkatan Laut turut berperan serta mengeruk "sampah tak logis" yang butuh waktu seabad untuk terurai itu.

Pasukan Katak mulai bekerja pukul 09.45 masuk dari pintu air anak sungai Ciliwung di jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016). Mereka mengecek dan membersihkan gorong-gorong dari sampah bungkus kabel. Dari Jl Abdul Muis, mereka akan mengarah ke got di sekitar Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara.


Lalu siapa yang membuang kabel di seputar Istana Negara?

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian menyebut ada beberapa kemungkinan soal sampah bungkus kabel di seputar Istana Negara.

"Ada beberapa isu yang muncul, bisa saja itu barang lama, dibangun, dipasang di jalur itu kemudian tidak dipakai lagi karena dibangun jalur baru," kata Tito Karnavian kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Menurut dia, pemilik menggunakan jalur baru namun tidak mengangkat kabel lama karena ongkosnya akan lebih tinggi.

Adapun Ahok tak mau pusing. Yang terpenting dilakukan saat ini adalah mengangkut sampah bungkus kabel dan lumpur yang menyumbat saluran di ring 1 dan membuat seputar Istana Negara tergenang saat hujan.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Banjir Surut, Ular Sanca 4 Meter Ditemukan Warga di Dekat Kandang Ayam

Written By Unknown on Wednesday, March 2, 2016 | 3:27 AM


JAKARTA - Seekor ular Sanca kembali ditemukan warga saat terjadinya genangan di Jakarta Selatan.
Kali ini hewan berbisa dengan panjang 4 meter itu ditemukan warga di daerah Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (29/2/2016) malam, pada saat banjir mulai surut.

Kapolsek Mampang Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga RT 09/03 Tegal Parang bahwa telah ditemukan ular sanca dan langsung diamankan oleh warga daerah tersebut.

"Ular Sanca panjang 4 meter diamankan oleh Warga RT 09/03 Kelurahan Tegal Parang untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan," ujar Priyo di Mapolsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (1/3).

Dia menerangkan penemuan ular tersebut terjadi usai banjir yang menggenangi daerah tersebut mulai surut. "Iya pas banjir ditemuinnya, tapi sudah diamankan oleh warga," tuturnya.

Ditemukan Dekat Kandang

Kejadian penemuan ular sanca itu sempat mengegerkan warga. Ular itu diduga muncul dari Kali Mampang yang airnya tampias hingga ke pemukiman warga.

Hewan reptil yang ganas itu sempat membuat kaget seorang warga. Karena pada saat ditemukan, ular itu menjalar di dekat kandang kambing dan kandang ayam. Hal ini diungkapkan Jumio (45) salah seorang warga sekitar kepada wartawan.

"Saya lagi duduk, tahu-tahu tetangga teriak ngeliat ular. Kemarin sore kan air naik, kondisi juga hujan, terus ularnya muncul mau ke kandang kambing ada kandang ayam, mau cari mangsa," kata dia.

Melihat kondisi itu, Jumio nekat menangkap ular tersebut tanpa bermodal keahlian. Ditambahkan Jumio, kemunculan ular di Kali Mampang bukan yang pertama kalinya. Sedikitnya sudah tiga kali ular jenis yang sama muncul mengusik kenyamanan warga.

"Nggak ada keahlian. Di sini pernah kejadian tiga kali ada ular sanca. Nanti rencana mau pelihara, dulu pernah pelihara tapi mati," ucapnya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

CONTACT LUWAK POKER




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian Berita LUWAKPOKER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger