Headlines News :
Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label BENCANA ALAM. Show all posts
Showing posts with label BENCANA ALAM. Show all posts

Rumah wanita emas di Kemang Utara direndam banjir

Written By Unknown on Friday, April 22, 2016 | 4:01 PM


Hujan deras yang mengguyur kawasan Jakarta dan sekitarnya tak hanya menimbulkan genangan air, tapi juga menyebabkan banjir di beberapa lokasi. Kondisi itu membuat arus lalu lintas terhambat, bahkan terputus.

Banjir yang dialami warga ibu kota tersebut juga dirasakan oleh Hasnaeni 'wanita emas' Moen. Rumahnya yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan juga ikut terendam.

Dari foto yang diterima , banjir tak hanya merendam halaman rumahnya, tapi juga masuk ke ruang tamu.

Berikut foto-fotonya:


Rumah wanita emas kebanjiran 2016 istimewa


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Gempa 6,2 SR Bikin Panik Warga Ekuador, 1.700 Orang Masih Hilang

Written By Unknown on Thursday, April 21, 2016 | 3:52 PM


QUITO - Gempa kembali terjadi di Ekuador, kali ini berkekuatan 6,2 Skala Richter yang membangunkan warga pada Rabu (20/4/2016) dini hari.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam gempa susulan ini, namun sekitar 1.700 orang yang menghilang saat gempa pada Sabtu (16/4/2016) lalu belum ditemukan.

Gempa pada Rabu itu dirasakan cukup kuat oleh warga, yang kemudian terbangun dari tidurnya dan panik berlarian ke jalanan.

Menurut warga, kepanikan tersebut disebabkan oleh trauma yang dialami akibat gempa yang melanda negara itu pada Sabtu.

"Tidak terbayangkan rasa takutnya, jangan terulang lagi," ucap seorang warga bernama Maria Quinones, kepada Mirror Online.

Menurut Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, gempa berpusat sekitar 70 kilometer dari Kota Esmeraldas, di kedalaman 10 kilometer, pada pukul 3.33.

Sabtu lalu, gempa berkekuatan 7,8 Richter mengguncang Kota Esmeraldas, Ekuador, yang menewaskan hingga 570 orang.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Ahok Perintahkan Seluruh Gorong-gorong di Jakarta Dibersihkan Hingga Tuntas

Written By Unknown on Friday, March 4, 2016 | 9:22 AM


Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serius menuntaskan masalah temuan sampah bungkus kabel di drainase ibu kota. Instruksi Ahok jelas agar jajarannya bisa menyelesaikan persoalan ini.

"Ya jelas, istruksi Pak Ahok beliau minta semua dituntaskan. Harus diselesaikan agar ini bisa tahu penyebabnya apa. Makanya kita juga menyertakan kepolisian," kata Kepala Dinas Tata Air Teguh Hendarwan saat dihubungi lewat telepon, Kamis (3/3/2016).

Teguh menerangkan, Pemprov DKI tak akan berhenti melakukan pengecekan dan pembersihan di Jalan Medan Merdeka Selatan serta Medan Merdeka Utara. Pengecekan akan dilakukan secara menyeluruh terhadap drainase di wilayah ibu kota DKI.

"Se-DKI Jakarta, semuanya kita cek. Enggak hanya Medan Merdeka Utara saja. Tapi semuanya apakah itu ada sedimen, kabel, kita akan cek di 1.100 saluran," sebutnya.

Dia mengakui masalah drainase di Jakarta cukup pelik. Penemuan sampah bungkus plastik ini juga menjadi catatan pembelajaran ke depan.

"Kami akan pelajari, evaluasi apa penyebabnya. Ini semua menjadi catatan. Makanya harus diusut tuntas," tuturnya.




Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Banjir Surut, Ular Sanca 4 Meter Ditemukan Warga di Dekat Kandang Ayam

Written By Unknown on Wednesday, March 2, 2016 | 3:27 AM


JAKARTA - Seekor ular Sanca kembali ditemukan warga saat terjadinya genangan di Jakarta Selatan.
Kali ini hewan berbisa dengan panjang 4 meter itu ditemukan warga di daerah Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (29/2/2016) malam, pada saat banjir mulai surut.

Kapolsek Mampang Kompol Priyo Utomo Teguh Santoso mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga RT 09/03 Tegal Parang bahwa telah ditemukan ular sanca dan langsung diamankan oleh warga daerah tersebut.

"Ular Sanca panjang 4 meter diamankan oleh Warga RT 09/03 Kelurahan Tegal Parang untuk menghindari terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan," ujar Priyo di Mapolsek Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (1/3).

Dia menerangkan penemuan ular tersebut terjadi usai banjir yang menggenangi daerah tersebut mulai surut. "Iya pas banjir ditemuinnya, tapi sudah diamankan oleh warga," tuturnya.

Ditemukan Dekat Kandang

Kejadian penemuan ular sanca itu sempat mengegerkan warga. Ular itu diduga muncul dari Kali Mampang yang airnya tampias hingga ke pemukiman warga.

Hewan reptil yang ganas itu sempat membuat kaget seorang warga. Karena pada saat ditemukan, ular itu menjalar di dekat kandang kambing dan kandang ayam. Hal ini diungkapkan Jumio (45) salah seorang warga sekitar kepada wartawan.

"Saya lagi duduk, tahu-tahu tetangga teriak ngeliat ular. Kemarin sore kan air naik, kondisi juga hujan, terus ularnya muncul mau ke kandang kambing ada kandang ayam, mau cari mangsa," kata dia.

Melihat kondisi itu, Jumio nekat menangkap ular tersebut tanpa bermodal keahlian. Ditambahkan Jumio, kemunculan ular di Kali Mampang bukan yang pertama kalinya. Sedikitnya sudah tiga kali ular jenis yang sama muncul mengusik kenyamanan warga.

"Nggak ada keahlian. Di sini pernah kejadian tiga kali ada ular sanca. Nanti rencana mau pelihara, dulu pernah pelihara tapi mati," ucapnya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Ikan dan Udang Sungai Perimping Mati Akibat Oli dan BBM TI Apung

Written By Unknown on Monday, February 15, 2016 | 1:26 AM


BANGKA-- Rasa kesal dan marah diungkapkan nelayan Sungai Perimping Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka dalam beberapa terakhir ini.

Pasalnya, nelayan tidak bisa menangkap ikan dan udang, karena air sungainya tercemar oli dan minyak dari TI apung.

"Ikan banyak mati mengapung, udangnya juga begitu, oli dan minyak belinang di sungai, heh!, sedihnya minta ampun, sebelum ada TI apung tidak pernah terjadi seperti ini," keluh nelayan Sungai Perimping Ahiun kepada bangkapos.com, Minggu (14/2/2016).

Hal sama diakui Sakura, beberapa hari lalu. Di alur sungai Perimping banyak ikan dan udang mati bercampur linangan oli dan minyak.

"Kami sempat mengumpulkan ikan dan udang, tapi nggak enak di makan, setelah kami rebus udangnya bau oli," kisahnya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Puskesmas tak Pinjamkan Ambulans, Jasad Rama Diikat di Atas Mobil Tim SAR


KUALASIMPANG  –  Jasad Rama (40), warga Blangkejeren, Gayo Lues, yang tewas terseret arus Sungai Tamiang, sempat ditolak untuk diantar menggunakan ambulans ke ke RSUD Tamiang untuk diotopsi, oleh pihak Pukesmas Bandar Pusaka.

Pihak Pukesmas beralasan ambulans tidak bisa jalan karena tak ada BBM, dan meminta uang membeli BBM kepada anggota SAR Aceh Tamiang.

Mayat tersebut pun terpaksa dimasukkan dalam perahu karet dan diikat di atas atap mobil operasional SAR menuju RSUD Tamiang.

Padahal, di mobil itu sendiri, sudah dipenuhi personel dan peralatan selam personel SAR yang selama tiga hari melakukan pencarian korban.

Kepala SAR Aceh Tamiang, Syaiful Syahputra, Sabtu (13/2/2016) mengatakan, atas permintaan sekretaris desa (Sekdes) Bengkelang, tim langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Bandar Pusaka untuk disemayamkan sementara, sambil menunggu keluarga korban datang menjemput.

“Saat kami membawa mayat korban ke Puskesmas Bandar Pusaka, kepala Puskesmas menolak menerima mayat korban. Padahal, institusi kesehatan terdekat bisa mengambilalih tugas ini, karena tugas kami sudah selesai dengan ditemukannya korban,” kata Saiful.

Karena menolak jasad korban disemayamkan di Puskesmas tersebut, Tim SAR meminta pihak Puskesmas membawa korban ke RSUD Tamiang menggunakan ambulans yang mestinya disiagakan, dalam kondisi seperti ini.

“Tetapi Kepala Puskesmas tidak mau membantu membawa jasad korban menggunakan ambulans, dengan alasan ambulans di Puskesmas itu tidak ada bahan bakar (BBM)-nya. Malah kepala puskesmas menanyakan kepada kami, apa ada uang BBM-nya, karena mereka perlu uang BBM dan uang konsumsi untuk sopir,” ujar Syaiful.

Tidak berjalannya koordinasi antarlembaga pemerintah ini, sempat membuat anggota Tim SAR adu mulut dengan Kepala Puskesmas, karena yang bersangkutan berkeras tidak mau mengantar mayat tersebut menggunakan ambulans Pukesmas.

Akhirnya, Tim SAR mengambil keputusan membawa mayat tersebut menggunakan mobil Ranger dengan meletakkan jasad korban di dalam perahu karet dan diletakkan di atas atap mobil, agar jasad korban bisa segera dievakuasi.

Sekitar pukul 10.00 WIB, barulah mayat tersebut dikafankan di RSU Tamiang, disusul dengan datangnya pihak keluarga dan ambulans dari Gayo Lues untuk membawa jenazah tersebut ke rumah duka.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr Fajri MKes mengaku sudah mendengar kejadian adanya penolakan pihak Puskesmas menangani mayat korban tenggelam, di Bandar Pusaka.

Ia mengatakan sempat ditelepon Ketua SAR Aceh Tamiang tentang kejadian tersebut dan langsung menegur Kepala Puskesmas bersangkutan yang bernama Syamsuddin.

“Untuk hal yang bersifat darurat dan atas nama kemanusiaan, seharusnya tidak ada alasan menolak melakukan penanganan,” ujarnya.

Kejadian tersebut juga sudah dilaporkannya ke Bupati Aceh Tamiang, dan berdasarkan rekomendasi Dinkes Tamiang, Kepala Pukesmas Bandar Pusaka pun dicopot dari jabatannya.

“Kepala Puskesmas yang sebelumnya dijabat Syamsuddin, mulai Senin (15/2) diganti dr Eka. Saya juga merekomendasi pencopotan setiap kepala Pukesmas yang tidak bisa bekerja sama atas dasar kemanusiaan,” ujar Fajri.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Banjir di Kelurahan Beringin Mencapai Ketinggian 3 Meter

Written By Unknown on Wednesday, November 25, 2015 | 12:21 PM


MEDAN - Hujan deras yang mengguyur Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa malam hingga Rabu (25/11/2015) dini hari menyebabkan banjir di Lingkungan 6, Kelurahan Beringin, Medan Selayang, yang tingginya mencapai tiga meter. Alhasil, puluhan kepala keluarga mengungsi ke rumah kerabat.

Sekretaris Lurah Beringin NH Ritonga mengatakan, banjir yang melanda Kelurahan Beringin karena hujan deras yang guyur Kota Medan selama satu malam. Meskipun demikian, seluruh warga sudah meninggalkan rumah.

"Semuanya sudah mengungsi. Warga telah meninggalkan rumah. Air mulai naik sejak Rabu (25/11/2015) sekitar pukul 02.35 WIB. Warga yang melihat adanya ketinggian air langsung pergi ke rumah keluarga," ujarnya.

Ia menambahkan, kawasan Gang Sariman merupakan langganan banjir. Oleh sebab itu, setiap hujan deras mengguyur Kota Medan ataupun hujan deras guyur dataran tinggi Tanah Karo beberapa kawasan di Kelurahan Beringin akan kebanjiran.

"Masyarakat sini sudah terbiasa kebajiran. Makanya kalau hujan deras dan debit air Sungai Babura sudah naik. Bakal langsung kebanjiran. Tahun ini saja sudah tiga kali kebanjiran di sini," katanya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

CONTACT LUWAK POKER




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian Berita LUWAKPOKER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger