Headlines News :
Powered by Blogger.

Latest Post

Showing posts with label LINGKUNGAN. Show all posts
Showing posts with label LINGKUNGAN. Show all posts

Kelaparan di Hutan, Kelompok Santoso Makan Hewan-hewan Langka dan Dilindungi

Written By Unknown on Saturday, April 2, 2016 | 8:21 AM


Operasi Tinombala untuk memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di pegunungan Poso, Sulawesi Tengah, sepertinya membuat kelompok teroris ini mulai tersudut dan kelaparan.

Santoso bahkan harus rela memburu hewan-hewan hutan yang langka.

Satuan Tugas (Satgas) Tinombala di Poso, mengatakan Santoso dan kelompoknya telah memburu dan membunuh sejumlah hewan yang dilindungi  untuk dimakan dan bertahan hidup.

Hal itu bisa dilihat dari beberapa video dan foto kelompok Santoso yang sedang makan daging Anoa, Kuskus, bahkan Burung Maleo dan Burung Rangkok.

"Hal ini menunjukan bahwa kelompok Santoso saat ini mengalami kesulitan bahan makanan akibat digelarnya operasi penegakan hukum terorisme dengan sandi Operasi Tinombala yang dilaksanakan secara sinergis oleh TNI-Polri," demikian dalam siaran pers Satgas Tinombala, Jumat (1/4/2016).

Satgas Tinombala menyatakan, seluruh hewan yang diburu dan dikosumsi Santoso dan kelompoknya adalah hewan endemik yang hanya hidup hutan Sulawesi Tengah.

Diduga Santoso kerap mendapat kiriman logistik melalui kurir yang tinggal di Kota Poso maupun Palu.

Kelompok Santoso pun diduga menjarah bahan makanan di kios-kios di perkampungan warga, memakan tanaman yang tumbuh di hutan berupa ujung rotan dan ujung batang pohon pinang, serta menjarah makanan milik warga yang disimpan di gubuk kebun serta tanaman.


Simak video di atas.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Leonardo DiCaprio Terancam Tak Boleh Lagi Jejakkan Kaki di Indonesia Jika Terbukti Menghasut


Dirjen Imigrasi Indonesia akan melakukan penangkalan atau tidak mengizinkan aktor Leonardo DiCaprio datang kembali ke Indonesia, jika ia terbukti menghasut dan menyalahgunakan visa sebagai turis saat datang ke Indonesia.

DiCaprio mengunjungi Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), hari Sabtu (26/3/2016) dan kemudian mengunggah opini tentang rusaknya hutan di Indonesia, melalui media sosial.

Dalam akun Instagram-nya, DiCaprio menyatakan perambahan hutan untuk kelapa sawit mengancam populasi orang utan di Sumatera.

DiCaprio juga menulis jika perusakan hutan di Sumatera tidak dihentikan, maka rumah terakhir bagi orang utan, dan satwa lainnya seperti harimau dan gajah akan hilang untuk selamanya.

"Seiring dengan berlanjutnya pembukaan hutan di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan kelapa sawit, maka (nasib) orang utan di Sumatera kian terdesak dan makin terancam," tulis DiCaprio.

Tulisan DiCaprio di media sosial inilah yang membuat dirinya terancam ditolak kembali datang ke Indonesia oleh imigrasi.

Pemerintah Indonesia akan menyelidiki tindakan DiCaprio karena diduga melakukan kampanye negatif terhadap industri kepala sawit di Indonesia.

Namun, Kepala Humas Dirjen Imigrasi Indonesia Heru Santoso, menyatakan hingga kini Dirjen Imigrasi belum menemukan pelanggaran hukum yang dilakukan DiCaprio.

“DiCaprio tidak melanggar peraturan keimigrasian, dia masuk dan meninggalkan Indonesia secara sah. Tapi kami masih menyelidiki, apakah DiCaprio melakukan provokasi di media sosial yang bisa merugikan Indonesia. Kalau terbukti melakukan penghasutan, imigrasi akan melakukan penangkalan atau tidak mengizinkan DiCaprio datang kembali ke Indonesia”.

Ketua Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), Farwiza Farhan, menilai kunjungan DiCaprio ke Indonesia tidak menyalahi hukum apa pun, karena Leonardo hanya menyatakan pendapat dan dukungannya terhadap sebuah gerakan peduli lingkungan yang sudah dirintis masyarakat Indonesia.

“Adanya ancaman deportasi itu tidak masuk akal, karena Leo sudah pulang sejak hari minggu lalu. Selama Leo berada di Indonesia, tidak pernah ada ancaman deportasi," kata Farwiza.

"Dia memang datang sebagai turis, lalu apakah salah kalau seorang turis ingin mendukung gerakan masyarakat lokal untuk melestarikan lingkungan."

"Turis manapun kan bisa datang dan mengungkapkan opininya. Saat Leo sampai di Medan saja, dia bingung karena asap begitu tebal dan ia bertanya, apakah ini asap atau awan?” katanya.
Leonardo DiCaprio mengunjungi Indonesia selama dua hari. DiCaprio meninggalkan Indonesia, menuju Los Angeles, AS pada Minggu (27/3/2016) sore.

Bukan yang pertama

Kontroversi pemerintah dengan selebriti asing yang mempertanyakan masalah lingkungan, bukan pertama kali terjadi di Indonesia.

Aktor Harrison Ford pernah dikabarkan akan dideportasi karena dianggap melecehkan kantor resmi negara, saat mewawancarai Menteri Kehutanan Zulkifi Hasan, September 2013 lalu.

Ford marah karena melihat kondisi hutan di Tesso Nilo, Riau yang sudah rusak parah.

Kabar deportasi itu dilontarkan oleh Staf Presiden Bidang Sosial dan Bencana Alam, yang saat itu dijabat Andi Arief, pada sejumlah media.

Namun, juru bicara kepresidenan bidang luar negeri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Teuku Faizasyah membantah adanya rencana deportasi terhadap aktor Hollywood Harrison Ford.

Video rekaman wawancara Ford dengan Zulkifli Hasan ditayangkan dalam sebuah film dokumenter tentang lingkungan berjudul 'Years of Living Dangerously'.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

CONTACT LUWAK POKER




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian Berita LUWAKPOKER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger