Headlines News :
Home » , , , , , , , , » Gila! Siswi SMP Ini Ditiduri Paksa Ayah Kandung, ‘Main’ Bertiga dengan Ibunya

Gila! Siswi SMP Ini Ditiduri Paksa Ayah Kandung, ‘Main’ Bertiga dengan Ibunya

Written By Chindy Lee on Thursday, April 28, 2016 | 2:21 PM


Jatim – Gila! Siswi Kelas III SMP berinisial AN, warga Surabaya, Jawa Timur, ditiduri paksa ayah kandungnya. Bahkan, ia pernah diajak ‘main’ bertiga dengan ibu kandungnya di atas satu ranjang.’

Ayah kandung durjana itu bernama Dicky Auwliandy. Birahi pria ini tak terpuaskan oleh pelayanan istrinya saja, hingga ia ‘menggitukan’ putri kedua dari tiga anaknya tersebut.

Kasus ini terungkap saat AN curhat kepada guru bimbingan konseling (BK) di sekolahnya, Cindy. Fakta itu kemudian disampaikan Cindy dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang menyidangkan kasus tersebut.

“Dia datang ke ruangan saya bersama temannya untuk curhat,” ucap Cindy saat diwawancarai setelah sidang seperti dilansir jpnn, Rabu (27/4/2016).

Cindy mengatakan, dengan menangis AN menceritakan kebejatan orang tuanya. “Aku digituin sama Papa,” ucap Cindy menirukan ucapan korban. AN kemudian menceritakan semua kejadian yang dialaminya.

Menurutnya, perlakuan biadab itu dilakukan ayahnya sejak ia masih duduk di Kelas IV SD. Setahun kemudian saat ia duduk di Kelas V, ayahnya memaksanya untuk melakukan hubungan badan. Peristiwa pahit ini terus berulang hingga ia duduk di Kelas III SMP.

Cindy, juga menyebutkan bahwa awalnya korban tidur bersama dua saudara laki-lakinya. Ibu kandung AN, Ana, kemudian meminta AN tidur sekamar dengan Dicky, suaminya yang juga ayah kandung AN. Sementara Ana gantian tidur bersama kedua anakanya, abang dan adik AN.

NONTON GRATIS :


Sejak itu, korban pun selalu digarap ayah kandungnya, dan hampir berulang setiap hari. “Bahkan AN bercerita diajak begituan oleh ayahnya, satu ranjang bersama ibu kandungnya. Saat itu ayahnya lebih banyak menjamahnya, sementara ibunya hanya menonton,” terangnya.

Kepada Cindy, korban juga mengaku takut melapor kepada siapa pun. Sebab, di rumahnya Dicky menjadi tulang punggung keluarga. Semua anggota keluarga menggantungkan hidup kepada pelaku sehingga khawatir jika tidak dihidupi lagi.

Setelah menerima curhat anak didiknya, perempuan berkacamata itu akhirnya bermusyawarah dengan Hendrik Harsono Njoto, pengacara sekolah. Hasilnya, pihak sekolah sepakat untuk melaporkan kasus tersebut kepada polisi. “Kalau dibiarkan, korban akan diperlakukan seperti itu terus. Setiap hari masih tinggal sama pelaku. Maka, harus dicegah,” tegasnya.

Dalam sidang itu, Ana juga menjadi saksi. Selama sidang, dia menjawab pertanyaan hakim, jaksa, dan pengacara Dicky seraya menangis. Bahkan, dalam sidang, dia sempat membenarkan hubungan bertiga dengan anak dan suaminya.


Agen Poker Online - www.luwakpoker.com

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

CONTACT LUWAK POKER




 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Harian Berita LUWAKPOKER - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger